Kulihat
segerombolan pesawat datang menyerbu
Para penjajah yang tidak terhitung banyaknya
Menyeruak masuk ke dalamku
Kulihat
Para penjajah datang mengerumuni pantaiku
Menyapu keluar ketenanga
n dengan gelombang besar
Meniggalkan sisa-sisa kehadiran mereka di atasku
Kulihat
Senyum berkembang di wajah para seniman
seraya menerima lembaran-lembaran dolar
Meninggalkan sang bayangan di bawah kaki mereka
Kulihat
Semua telah berubah
sejak kedatangan sang penjajah
ke dalam pulau dewata ini
Aku hanya bisa melihat
dan akan terus melihat
Minggu, 09 Mei 2010
Dulu
Dulunya pulau itu asri
Dulunya pulau itu indah
Ketenangan yang menghanyutkan hati
Keramahan yang menghangatkan hati
Sekarang semua itu hilang
Sekarang pulau impian itu buyar
Kebisingan mengusik hati
Dinginnya masyarakat membekukan hati
Kemanakah pulau impian itu?
Kemanakah pulau dewata yang dulu?
Mengapa engkau jual semua isi pulau
demi para pendatang
Dulunya pulau itu indah
Ketenangan yang menghanyutkan hati
Keramahan yang menghangatkan hati
Sekarang semua itu hilang
Sekarang pulau impian itu buyar
Kebisingan mengusik hati
Dinginnya masyarakat membekukan hati
Kemanakah pulau impian itu?
Kemanakah pulau dewata yang dulu?
Mengapa engkau jual semua isi pulau
demi para pendatang
Langganan:
Komentar (Atom)
